Bakso Soun dan Mie Ayam Lodaya

image

Kemarin saya akhirnya kesampaian juga makan bakso di Bakso Soun dan Mie Ayam Lodaya. Telat? Jangan sedih… Memang tempat makan hitz lain pun masih banyak yang belum saya coba, malah sebagian udah keburu gulung tikar sebelum saya cobain 😂
image

Bakso Soun Lodaya ini dulunya memang ada di Jalan Lodaya, terus akhirnya pindah ke Jalan Veteran dan dia nggak buka cabang di Bandung, di kota lain nggak tahu ya, pokoknya bunyi spanduknya gitu 😁 . Buat ABG tahun 2000an mungkin tahu ya bioskop Regent yang kumal tapi HTM nya murah banget itu, atau pizza hut di lantai bawahnya? Nah, bakso soun Lodaya ini ada di sampingnya persis. Di jalan veteran nggak jauh dari perempatan Jalan Sumatera, veteran, tamblong dan Lembong. Persisnya depan RSU. Bungsu.
image

image

Tempatnya enak banget, ada yang indoor dan semi outdoor, saya sebut semi outdoor karena bagian atas teras rumah yang dijadikan tempat makan bakso ini ditutup full dan pagarnya pun tinggi-tinggi. Jarak antara meja satu dengan lainnya sangat berdekatan, yah namanya juga tempat makan bakso ya sis! Yang tempatnya lebih ancur kan banyak. Sementara bakso soun ini bener-bener tertata, rapi dan bersih banget. Kebetulan saya bawa bayi yang lagi tidur, maka saya nggak sempat jalan-jalan dan masuk ke bagian dalam. Di luarnya juga udah enak banget.

Sebagai pecinta Mie Ayam sejati, saya tentu langsung pesan Mie ayam, sementara Mamah yang hobi banget sama Soun, nggak melewatkan menu andalan di sini.

image

Mie Ayam Bakso

Mie ayamnya enak. Tipikal mie ayam bersih gitu, rasanya mecin tapi masih dalam batas kewajaran. Sayurnya berlimpah dan ayamnya cukup. Cuma yang sedikit mengganggu adalah Mienya, karena buat saya kok kayaknya masih kurang matang. Entah karena selera saya yang beda, atau memang standar matang mereka segitu, soalnya pas digigit masih terasa tekstur dan rasa “tepung”nya. Mie ayam ini tanpa bakso, jadi kalau mau pakai bakso harus spesial request. Saya minta bakso urat dan bakso uratnya enak banget! Rasa baksonya daging banget, uratnya merata dan nggak alot terus ukurannya presisi hahaha. Harga Mie Ayamnya 18.000 tanpa bakso, kalau saya baca di Menu nya sih bakso satunya 3.500 rupiah dan saya dikasih 4 butir bakso.

image

Bakso soun dan Kriuk-kriuk

Untuk Bakso Sounnya juga enak. Rasanya nggak too much alias mecin masih dalam batas kewajaran versi semangkuk bakso. kematangan sounnya juga pas, karena sebetulnya soun kan memang lebih mudah ngembang ya, meskipun nggak jarang juga kalau pesan soun saya dikasih soun yang masih kayak kenur alias tali layangan yang nggak tajem. Mamah dikasih bakso daging, rasanya sama-sama enak tapi nggak semedok rasa bakso urat, jadi kalau saya sih tetep #TeamBaksoUrat. Selain bakso, menu sounnya ini juga dilengkapi dengan tahu yang udah dipotong-potong dan juga tetelan yang uenak. Untuk bakso Soun ini harganya 21.000 rupiah.

Selain Bakso soun dan Mie ayam, mereka juga menjual menu Es dengan judul “Es Selalu” tapi karena nggak dikasih menunya jadi saya nggak lihat dan nggak kepengen.

Untuk makanan kecilnya mereka juga punya semur ceker ayam (6k), tahu kotak (1.5k), pangsit (4k) dan kriuk-kriuk. Nah sebenernya si kriuk-kriuk ini yang bikin saya penasaran sama Bakso Soun Lodaya ini. Kan bentuknya lucuk kalau difoto. Jadi si kriuk-kriuk ini macem cheesestick gitu, tapi bentuknya panjang dan kecil, lebih kayak mie telor yang digoreng kali ya, jadi bentuknya bagus gitu. Kalau rasanya sih ternyata biasa aja, kayak cheestick tanpa rasa cheese 😂. Tapi lumayan enak kok buat menemani makan bakso. Satu porsi kriuk-kriuk ini dihargai 8000 rupiah

image

Kriuk-Kriuk

Apakah overpriced? Relatif sih ya karena harus dilihat pangsa pasar dan lokasinya juga, cuma Menurut saya Bakso Soun dan Mie Ayam Lodaya ini enak, tapi masih banyak yang lebih enak dan harganya lebih murah (beberapa ribu perak doang sih). Tapi makan bakso di sini mungkin jatohnya bakal jadi mahal kalau kita banyak maunya, karena semuanya di sini dibeli. Misalnya aja, pengen nambah sawi, harganya 2.500, begitupun dengan sounnya. Juga kalau minta kuah, nambah 3500 satu mangkok kecil. Jadi kemarin saya ngerasa kurang sreg karena mie ayam di sini ini bener-bener tanpa kuah, lalu saya minta ditambah kuah dan ngasih mangkok mie ayam saya ke si masnya, mangkoknya balik lagi dalam keadaan mie ayam tetap kering tapi justru dikasih semangkok kecil kuah bakso. Oh ternyata diitung 😂. Jadi akhirnya saya makan mie ayam bakso jatohny jadi lumayan mahal juga ya #anaknyaperhitungan 😂. Tapi namanya juga hidup jaman sekarang mana ada yang gratis ya! 😂 Oh ya, kita nggak dikasih minum ya, silahkan beli minuman tawar dan berasa 😂.

Walaupun menurut saya Bakso Soun dan Mie Ayam Lodaya ini nggak sespesial yang digembar-gemborkan, menurut tante saya yang pakar bakso, Bakso Soun dan Mie Ayam Lodaya ini masih jauuuhhh lebih enak daripada Bakso yang lagi sangat ngehits itu, yang sekarang franchisenya di mana-mana yang ada Bakso keju sama bakso cabai rawitnya hihihihi.. Nanti deh ya kita coba kapan-kapan.

Enihoo Saya suka Bakso Soun dan Mie Ayam Lodaya karena tempatnya nyaman banget, terus makanannya juga cukup enak, dan yang terpenting servisnya lumayan cepet. Mungkin nanti saya bakal ke sini lagi 😉

Bakso Soun dan Mie Ayam Lodaya
Jalan Veteran No. 3 Bandung
Buka jam 11.00 – 21.00
Senin Tutup

Advertisements

3 thoughts on “Bakso Soun dan Mie Ayam Lodaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s