Pindang Tongkol ala-ala Batokok

image

Saya adalah salah satu penggemar pindang ikan tongkol garis keras. It’s not a fancy dish.. of kors, tapi kalau makan sama pindang tongkol selalu enyak. Kalau di warung makan bingung makan apa, pilih aja pindang tongkol, niscaya makan siangmu tak akan gagal.

Bagian yang paling saya suka adalah yang cokelat-cokelat di bagian tengah. Itu kalau udah dicampur sama nasi anget, ah udah deh harus nambah lagi nasi pokoknya. Tapi banyak sih yang nggak suka, Mamah saya contohnya.

Mengolah pindang tongkol paling gampang ya digoreng doang. Temennya biasanya sayur kacang merah sama sambal terasi. Atau kalau mau sedikit berbumbu, pake bumbu kecap. Tapi yang paling umum tentu dibumbu merah atau balado. Ketiga bumbu di atas sering banget saya coba. Nah saya pengen nyoba yang lain aja biar gak bosen.

Saya suka banget dendeng batokoknya RM. Padang Malah Dicubo yang ada di Stasiun Bandung. Nah saya pernah nyoba mereplikasi dendeng batokoknya itu. Lumayan berhasil, meskipun nggak mirip banget. Secara garis besar mirip dan dapet nilai 9 dari Pak Tetta. Yah namanya juga masak memang buat dia, so his opinion memang yang terpenting buat saya. Orang dia yang makan. Yeeekaan?

Waktu pertama kali bikin dendeng batokok, selain karena daging dimasak apapun hampir selalu enak, bumbunya juga bikin nagih. Alhasil saya jadi nyobain masak semua protein pake bumbu dendeng batokok. Mulai dari daging sapi, ayam, ikan patin. Terus saya nyoba juga pake terong ternyata enak juga. Terakhir saya nyoba pindang tongkol ini.

Saya sekalian pengen membuktikan sih karena Pak Tetta sebetulnya nggak doyan pindang tongkol. Dia bilang, kalau bisa makan ikan segar kenapa harus makan yang olahan gitu. Padahal sendirinya tergila-gila sama ikan kering. Nah ternyata setelah saya bikin pindang tongkol batokok ini dia suka. Banget. BA-NGET.

Keliatannya emang berantakan kayak sampah yak. Saya suwir biar lebih enak makannya, tinggal campur-campur sama nasi. meskipun jadinya tidak instagram-able….

Bahan
6 buah pindang tongkol ukuran sedang
1 ons cabai keriting hijau
1 tomat hijau
10 siung bawang merah
1/2 sdt garam
1/4 sdt gula
1/2 sdt kaldu bubuk instan
Minyak untuk menggoreng pindang
25 ml minyak untuk menumis

Cara Membuat
1. Goreng pindang tongkol. Nggak usah terlalu serius dan minyaknya jangan terlalu banyak, karena pada dasarnya pindang tongkol kan udah matang. Sebaiknya jangan terlalu kering supaya nggak keras.
2. Setelah agak dingin, suwir daging pindang tongkol. Jangan terlalu tipis-tipis nanti malah jadi bubuk.
3. Tumbuk cabai keriting hijau. Pakai ulekan ya, biar hasilnya jadi ulekan kasar gitu. Dan jangan pakai blender walaupun niatnya nggak akan terlalu lembut, karena rasanya suka jadi pahit.
4. Tambahkan 3 siung bawang merah, tumbuk kasar juga.
5. Iris kasar bawang merah dan tomat hijau, campurkan dengan cabe rawit yang sudah ditumbuk tadi.
6. Panaskan 25ml minyak. Lalu tumis bumbu yang sudah dicampurkan tadi. Aduk dan tunggu beberapa detik sampai warnanya layu dan aromanya tercium wangi.
7. Masukan gula, garam dan kaldu bubuk.
8. Koreksi rasa
9. Masukan suwiran ikan tongkol, aduk rata sebentar, matikan kompor.

Catatan Tambahan
– Jangan lupa cari cabai ijo keriting yang tua ya, biar agak pedas dan nggak pahit.

– Kalau nggak suka “ngunyah” bawang, maka bawangnya bisa ditumbuk dengan cabai bersamaan.

– Dan oh, minyaknya memang sebanyak itu. Tapi kalau nggak tega, kurangin aja. Di Malah Dicubo malah lebih banyak lagi, berasa nyemilin minyak.. hihihi

Advertisements

One thought on “Pindang Tongkol ala-ala Batokok

  1. Pingback: Ikan Kembung ala Batokok | Eats Fun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s