Pisang Ijo Dari Surga

image

The best pisang ijo ever….

Sejak nikah sama orang Makassar saya jadi kebawa-bawa doyan makanan Makassar. Awalnya sih nggak familiar rasanya, tapi lama-lama malah suka banget. Ditambah lagi jarang banget bisa nyicipin makanan Makassar yang aselik. Setahun sekali pas pulang kampung, itupun kalau beruntung bisa pulang.

Salah satu makanan yang awalnya saya gak suka banget, tapi akhirnya jadi suka adalah pisang ijo. Tahu kan dessert ala Bugis-Makassar yang terbuat dari pisang yang dibungkus adonan terigu berwarna hijau lalu ditenggelamkan dalam lautan bubur sumsum dan sirup rasa pisang ambon?

Pisang Ijo ini mulai ngehits banget di Bandung waktu saya SMP sekitar tahun 2003-2005, nggak tahu ya kok tiba-tiba banget. Apa mungkin ada gelombang migrasi orang Makassar ke Bandung pada tahun-tahun itu dan mereka secara serentak jualan pisang ijo? *yakali*. Eh tapi pisang ijo KW saat itu rasanya nggak enak. Tepung yang seharusnya merupakan Bubur sumsum wujudnya malah cair dan masih ada aroma tepung mentah, terus sirupnya macem-macem rasanya, mulai dari strawberry sampai cokelat. Terus pake taburan cokelat meises dan kacang tanah bubuk. Saat itu fix saya memutuskan nggak suka pisang ijo.

Nah pas pertama kali ke Makassar saya dibawa ke RM. Santosa yang letaknya tepat di seberang Pantai Losari. waktu pertama kali mencicipi Pisang Ijo ini saya lumayan surprise sih. This is how pisang ijo supposed to be ternyata! Bubur sumsumnya wangi pandan, dan sirup nya enak banget. Tapi memang sih kalau di Bandung tahun 2010, pisang ijo KW itu bisa dinikmati hanya dengan dua atau tiga ribu perak aja. Di Makasar harganya udah sekitar sepuluh ribuan.

Berikutnya yang saya coba adalah Pisang ijo di kaki lima belakang Mesjid Al-Markaz Makassar. Keras cuy. Tapi bubur sumsumnya much better than Pisang Ijo di Bandung. Porsinya banyak banget sampai saya kamerkaan dan jadi trauma makan pisang ijo.

Nah pas kunjungan mertua tahun 2012 saya dan Pak Tetta diajak ketemuan di Mama Kue da Es Krim yang ada di Jalan Serui. Mama Ini adalah toko kue dan es krim legendaris di Makassar. Dan saya sendiri baru tahu Mama pas diajak ketemuan itu sih. Toko ini menyediakan homemade kue-kue tradisional, jajanan pasar, kue jadul, pudding dan homemade ice cream. Harganya? Relatif mahal sih, tapi worth it sama rasanya. Cuma kalau untuk es krimnya sih buat saya nggak terlalu spesial, but we have to appreciate the homemade product. Jadi kalau mahal ya it’s okay.

Enihoo… di sini saya menemukan level tertinggi dari pisang ijo! Kalau surga nyediain pisang ijo, mungkin vendornya ini Mama Es Krim. Dan sejak makan pisang ijo di sini, saya udah nggak mau makan pisang ijo di tempat lain… Standarnya udah naik soalnya.

Mama bener-bener mengangkat standar pisang ijo sih, soalnya semuanya bener-bener pas. Pisangnya matang dengan sempurna, cover ijonya juga ketebalannya passs. Terus yang paling spesial adalah bubur sumsumnya lembuuuuuuuuut banget. Rasanya nggak terlalu manis tapi creamy. Serba cukup. Terus esnya itu diserut dan kerasanya lembut juga. Jadi kalau kita nyuap bubur sumsumnya berasa makan es krim -rasa bubur sumsum-. Terus selain itu ada tambahan ketan item dan biji salak a.k.a candil. Ketan itemnya lembut dan si candilnya juga kekenyalannya passsss…

Ya awloh aku jadi ngiler sendiri šŸ˜¦

Saking tergila-gilanya saya sama Pisang Ijo Mama, pas temen-temen saya ke Makassar, saya bersikeras ngajak mereka makan di sini untuk membuktikan kalau pisang ijo Mama bener-bener enak. Dan ternyata mereka suka. Yeay! Biasanya kalau makan di Makassar semuanya porsi jumbo dan kadang saya enek sendiri, tapi kenapa justru saat saya pengen porsi jumbo, Pisang Ijo Mama malah porsinya cuma sekedar cukup aja.

Apakah saya berlebihan bilang Pisang Ijo Mama ini paling enak? Kayaknya sih nggak ya, soalnya saya juga pernah pesen Es Pisang ijo waktu makan di Ati Raja, nggak seenak Mama, kalau kata Slank mah terlalu manis.

Kalau makan di Makassar, apalagi bukan di 5 star resto, jangan pernah ngarep dapet servis yang outstanding. Nggak dijutekin aja udah harus alhamdulillah loh qiqiqiqi.. di Mama juga gitu, walaupun makanannya relatif mahal, pelayannya emang nggak terlalu suka senyum. Tapi tenang aja, bukan cuma di Mama kok, hampir di semua tempat di Makassar kayak gitu. Nanti juga kamu terbiasa…

Mama kue dan Es Krim ini wajib banget dicoba kalau kamu ke Makassar. Dan jangan sia-siakan kesempatan makan pisang ijo nya. Jangan punya ekspektasi dessert ini rasanya bakal kayak dessert ala Taiwan, Hong Tang-Hong Tangan gitu. Rasanya bener-bener masih tradisional, cita rasa santan dan pandannya tetep mendominasi.

Advertisements

2 thoughts on “Pisang Ijo Dari Surga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s